Definisi Minimal Organisasi Revolusioner

Sebab tujuan utama dari organisasi revolusioner adalah peruntuhan segala kelas-kelas yang ada dengan cara tanpa menghadirkan pemisahan baru didalam masyarakat, kami menganggap suatu organisasi itu bersifat revolusioner apabila ia secara konsisten dan efektif bergerak menuju perealisasian secara internasional dari kekuasaan abosolut dewan-dewan pekerja, seperti yang telah dibayangkan dalam pengalaman revolusi proletariat di abad ini.

Continue reading “Definisi Minimal Organisasi Revolusioner”

Advertisements

Tentang Kemiskinan Toko Buku

Internationale Situationniste #11 (Oktober 1967)
Translated by Reuben Keehan, ke Indonesia oleh (Neuro)Siska(tastrophe!)

KITA TELAH DIPAKSA untuk menarik publikasi kita di toko buku “La Vielle Taupe.” Pemiliknya¹ memiliki terlalu banyak tuntutan revolusioner untuk dianggap sebagai orang yang netral — dengan mempertimbangkan tulisan-tulisan yang terpajang di toko tersebut; tapi terlalu sedikit ketegasan dalam aktivitasnya untuk dianggap sebagai orang yang revolusioner (membiarkan kehadiran berkepanjangan dan percakapan sinting, termasuk kaum Maois).

Yang lebih serius: kami dengan formal membantah bahwa penjual buku dan editor, Georges Nataf (26 rue des Boulangers, Paris 5e) pernah diakui oleh para situasionis untuk menghadirkan dirinya sendiri sebagai orang yang bertanggungjawab atau pantas untuk pemublikasian atau menerbitkan kembali jurnal Internationale Situationniste, atau tulisan SI lainnya. Penipuan ini (yang motivasinya kami bayangkan lebih bersifat emosional ketimbang ekonomis) kami bantah dengan tajam pada Juni dengan cara mengintervensi secara langsung yang tidak dapat diacuhkan oleh siapapun yang mengetahui dirinya (Georges Nataf).

Catatan:
1. Pierre Guillaume (b.1941), bekas anggota Socialisme ou Barbarie, yang baru-baru ini merupakan negasionis  (atau revisionis holocaust) terkemuka dan penulis dari pemikiran yang entah dengan cara apa dapat dipertanyakan oleh Guy Debord (La Vielle Taupe 1, Spring 1995).