Unitary Urbanism

Dari Wikipedia

image



Urbanisme Kesatuan atau Unitary urbanism (UU) merupakan kritik atas “urbanisme” status quo, digunakan oleh Lettrist International (LI) dan kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Situasionist International (SI) antara tahun 1953 dan 1960.

Praksis ini berasal dari teknik hypergraphic Lettrist yang diaplikasikan kepada arsitektur oleh LI. kritik UU terhadap urbanisme lebih lanjut dikembangkan pada tahun 1950 oleh LI, dan terdiri dari bermacam praktik, termasuk (tapi tidak terbatas kepada):

Praktik kritisnya tterus dikembangkan oleh Situasionis dan yang lainnya. UU kemudian ditinggalkan secara besar-besaran dan digantikan dengan teori Debord mengenai spectacle setelah SI kedua dan Situationist Antinational dibentuk. 

PsychogeogrAphix yang berbasis di London adalah salah satu dari beberapa kelompok yang secara terbuka mempraktikkan UU hari ini.

UU diumumkan sebagai praxis yang sangat spesifik pada platform Alba antara Lettrist International dan gerakan internasional Imahinist Bahaus. Pada pidatonya di Konferensi Alba pada September 1956, delegasi Lettrist International, Gil J Wolman mengatakan: “UU— sintesis dari seni dan teknologi yang kami serukan— harus dikonstruk berdasar kepada nilai-nilai baru tertentu dari kehidupan, nilai-nilai yang sekarang harus dimuliakan dan disebarluaskan. Mode praktik urban ini juga disebut disebutkan dalam prosur-brosur yang didistribusikan selama demonstrrasi Lettrist di Turin, Italia pada Desember 1956.

Constant Nieuwenhuys dan Guy Debord tidak sepakat mengenai praxis, menerbitkan pembentukan “aktivitas kompleks dan tanpa henti yang dengan sadar menciptakan ulang lingkungan manusia berdasar pada konsepsi termaju dalam setiap domain,” bagaimanapun jurang pemisah yang semakin melebar antara  pendekatan “struktural” Nieuwenhuys’

and fokus Debord terhadap “konten” menyebabkan perpisahan Nieuwenhuy’s dengan SI pada tahun 1960.

UU, salah satu perhatian awal utama Situasionis, memiliki dua prinsip:

  • Penolakan atas pendekatan Euclidean standar, secara hampir sepenuhnya fungsional, mengenai desain arsitektural urban, dan
  • Penolakan atas cara mengkotak-kotakkan dimana “seni” secara khusus dilepaskan dari lingkungannya.

Dalam utopia relatif dari ideal UU, elemen struktural dan artistik dari lingkungan metropolitan manusia dicampurkan kedalam area abu-abu dimana siapapun tidak dapat mengenali dimana fungsi berakhir dan permainan dimulai. Masyarakat yang dihasilkan, sementara ia mengurus kebutuhan fundamental, menjalankannya dalam atmosfir eksplorasi, waktu luang, dan suasana merangsang yang terus-menerus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s