Sebuah Proposal Untuk Menunda Kiamat

     Hari ini, dimana persaingan didalam pasar sangat ramai dan kompetitif, dimana masyarakat terhipnotis oleh meriahnya iklan komoditi, dimana negara hanya sebagai instrumen para pengusaha, dimana titik sentral dari kehidupan adalah manusia dan kemanusiaannya, masyarakat

dalam suatu negara, termasuk kau, dituntut untuk melakukan kegiatan konsumsi secara simultan dan gradual sehingga menjadi masyarakat yang konsumeris. Apa yang sistem ini tuntut untuk kau konsumsi? tentu saja milyaran produk hasil perusahaan-perusahaan yang mencari laba. Perusahaan-perusahaan yang tidak peduli dengan dirimu, kesehatanmu, juga kondisi ekonomimu. Ia mempertontonkanmu berbagai macam iklan, ilusi-ilusi yang akhirnya kau percayai lalu akhirnya kau bisa menjadi lebih konsumtif, lebih banyak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya sangat tidak perlu. Namun, ini tidak seberapa, biarkan manusia saling membunuh, sebab, ada hal lain yang lebih menjadi masalah. Perusahaan-perusahaan ini juga tidak peduli dengan keadaan lingkungan. Air, udara, tanah, semua diracuni demi komoditas yang akan memperkaya para pengusaha. Ah, melalui pemerintah, peperangan dapat dimulai untuk membuka peluang usaha baru, dan juga kerusakan lingkungan baru pastinya. Jutaan spesies hewan dan tumbuhan telah punah akibat semua ini. Semua karena manusia dan kemanusiaannya. Ini adalah kegilaan yang sesungguhnya.

     Menurut agama islam, manusia diturunkan diatas muka bumi ini sebagai khalifa, pemimpin atau pengganti yang bertanggungjawab untuk menjaga keselarasan kehidupan di bumi. Ah, zaman sudah banyak berubah. Sistem kekhalifaan di Timur sana sudah hancur lebur. Semenjak kemajuan teknologi, manusia semakin merasa hebat dan mementingkan diri sendiri. Pemerintah, pemerintah tak ada gunanya lagi, hanya sekedar alat penopang kekayaan para pengusaha. Kebebasan manusia sesungguhnya adalah malapetaka bagi lingkungan. Kediktatoran adalah hal yang paling haram didalam politik, tak boleh ada kekuasaan penuh bagi seorang manusia atas manusia lain. Bebas, kontrol penuh atas diri kita sendiri. Berbagai macam ideologi bertarung memperebutkan tahta kekuasaan, namun hanya terbatas pada persoalan manusia saja.

     Kegilaan ini masih terus berjalan, kencang, kencang, semakin kencang, tak terkendali, membawa kita dalam perjalanannya menuju kehancuran. Kita, tugas kita hanya hanya harus menunggu sampai ia masuk kedalam jurang. Namun, kita harus ikut dalam kehancurannya. Atau, kita masih memiliki alternatif lain, sebuah tugas lain yang bisa kita jalankan, yakni menghentikan kegilaan ini lalu mengarahkannya menuju satu tujuan yang lebih berarti, sebuah sistem yang ramah lingkungan, dibawah kontrol satu kekuasaan, sebuah sistem politik bagi manusia, hewan, binatang, dan komponen lainnya. Kini, waktu yang tersisa tinggal sedikit bagi kita manusia untuk mengubah haluan. Oleh karena itu, mari sadari situasi dan kondisi manusia dan lingkungannya saat ini, lalu bersama-sama kita menunda hari kiamat. Selamat menentukan! 

1:22, 7 September 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s